Ahok Kutib buku di dalamnya ada ayat alkitab Galatia 6:10 Saat sidang

.
Sidang kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahya Purnama alias Ahok digelar hari ini di Pengadilan Negeri Perikanan Jakarta Utara.

Sidang yang sifatnya terbuka ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh Pimpinan Majelis Hakim Dwiyarso Budi Santiarto.

“Sebelumnya majelis menyocokan identitas terdakwa, sidang ini terbuka untuk umum dan live di televisi sepanjang bukan acara pembuktian. Jadi, khusus pembuktian, tetap terbuka, tapi tidak disiarkan televisi,” kata Dwiyarso membuka persidangan di Jakarta, seperti dilansir Antara Selasa, (13/12/16).
Sidang Ahok, Oketekno.com
Sidang Ahok, Oketekno.com


Terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membacakan salah satu Sub-judul dari bukunya, yang berjudul “Berlindung Dibalik ayat suci”. Buku itu, dipublikasikan pada tahun 2008.

Ahok berharap dengan membaca tulisan di buku tersebut, dapat memberikan penjelasan kepada majelis hakim mengenai maksudunya, menyitir Surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September lalu. Dalam bukunya itu, Ahok menuliskan bagaimana pengalamannya mengikuti Pemilihan Umum, dari jadi Bupati Belitung Timur, hingga mencalonkan diri sebagai Gubernur Bangka Belitung.


Baca juga: Sambil kenalkan annisa pohan, Agus doakan yang jomlo dapat jodoh

"Ada ayat yang sama, yang saya begitu kenal digunakan untuk memecah belah rakyat, dengan tujuan memuluskan jalan meraih puncak kekuasaan oleh oknum yang kerasukan “roh kolonialisme”," ucap Ahok di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajahmada, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

Kata Ahok, ayat tersebut sengaja disebarkan oleh oknum-oknum elit, karena tidak bisa bersaing dengan visi misi program, dan integritas pribadinya. Menurutnya, oknum itu, berusaha berlindung dibalik ayat-ayat suci itu, agar rakyat dengan konsep “seiman” memilihnya.

"Dari oknum elit yang berlindung dibalik ayat suci agama Islam, mereka menggunakan surat Al Maidah 51. Isinya, melarang rakyat, menjadikan kaum Nasrani dan Yahudi menjadi pemimpin mereka, dengan tambahan, jangan pernah memilih kafir menjadi pemimpin. Intinya, mereka mengajak agar memilih pemimpin dari kaum yang seiman," tutur Ahok.

Padahal, begitu ditanyakan Ahok kepada teman-temannya, ternyata ayat ini diturunkan pada saat adanya orang-orang muslim yang ingin membunuh Nabi besar Muhammad, dengan cara membuat koalisi dengan kelompok Nasrani dan Yahudi di tempat itu.

"Jadi, jelas, bukan dalam rangka memilih kepala pemerintahan, karena di NKRI, kepala pemerintahan, bukanlah kepala agama/Imam kepala. Bagaimana dengan oknum elit yang berlindung, dibalik ayat suci agama Kristen?" tutur Ahok.

"Mereka menggunakan ayat disurat Galatia 6:10. Isinya, selama kita masih ada kesempatan, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman," lanjut Ahok.

Sumber: Netralitas.com

1 Response to "Ahok Kutib buku di dalamnya ada ayat alkitab Galatia 6:10 Saat sidang"

  1. Seharusnya pemerintah mengeluarkan peraturan melarang pilkada atau pemilu membawa bawa nama agama apapun.

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar Yang sopan Dan Relevan.
Maaf.. Link Hidup Akan di hapus