Kejam Nai Hamu Tu Pahoppukki, Julio Sinaga Tewas Dianiaya Mangara Siahaan

.
Julio Sinaga (3) Warga di Jalan Dalil Tani, Gang Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur Tewas mengenaskan karena dianiaya oleh Mangara Siahaan.

Peristiwa terjadi pada  Senin (27/3/2017) malam, sekira pukul 22.00 WIB. Balita ini tewas, saat kedua orang tuanya sedang merantau untuk mencari nafkah.

balita ini sudah ditinggal pergi orang tuanya sejak berusia 1  atau 2 tahun lalu. Ia dititipkan oleh kedua orangtuanya tersebut. Dimana ayahnya pergi merantau ke Jakarta, sedangkan ibunya boru Simanjuntak ke Negara Malaysia.

Tewasnya bocah tersebut adalah karena dia tidak mau diajak bermain sehingga dianiaya hingga Tewas.

Keterangan ini langsung disampaikan oleh Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Siantar, Aiptu Malon Siagian, seraya menjelaskan motif dari pembunuhan tersebut.

"Tersangka awalnya mengajak dia (Julio) bercanda dan ia tidak mau, karena mungkin sering dicubit. ahadi marah lah si tersangka (Mangara) langsung dipukulnya dengan sekuat tenaga di bagian samping Julio. Lalu dipukul bagian belakang hingga terbentur ke tiang (broti) kamar. Setelah terjatuh, tersangka langsung menginjak bagian punggung korban hingga patah," ujar Malon saat berada di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, Rabu (29/3/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Lanjutnya, setelah diinjak, tersangka (Mangara) langsung meninggalkan Julio dan mengunci pintu. Lalu kunci rumah itu diberikan kepada ibu pengasuhnya (Tina). Pada saat ditinggalkan pun kondisi korban (Julio) masih dalam keadaan hidup.

"Karena dirinya mengakui perbuatannya kepada kita, maka sekarang tersangka sudah ditahan. Tersangka juga kita kenakan pasal 80 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 dengan hukuman 15 tahun penjara," sebut Malon.

Sementara di tempat yang sama, saat dikonfirmasi dokter Instalasi Forensik, Reinward Hutahean berada di ruangan administrasi menjelaskan hasil otopsi terhadap Julio Sinaga.

"Saat kita melakukan otopsi, menemukan adanya luka memar pada bagian kepala, terutama di bagian dahi, pipi dan sekitar mulut. Kemudian, ada di bagian tangan kiri dan kanan, bagian dada, perut, kaki, dan punggung juga," ujarnya.


Jenazah Julio saat berada di ruang Forensik yang ditangisi oleh oppungnya (nenek).
Jenazah Julio saat berada di ruang Forensik yang ditangisi oleh oppungnya (nenek).


Lanjutnya, ada juga luka lama di bagian sekitar anus dan kantong buah pelir yang sering disebut kropeng. Mekanisme kematian dia (Julio) adalah karena mengalami mati lemas. Dan penyebabnya yang paling dominan itu adalah di daerah kepala. Ini karena pihaknya melihat memang ada pendarahan di bagian rongga tengkorak.

Baca Juga: Ikkon Songononma Parlaom Anakku... Bastian Purba Tewas Tenggelam di Sungai Aek Simangira

"Kita mencurigai di bagian pernafasan, terutama mulut melihat adanya memar. Kemudian ada juga kita lihat di bagian tulang punggung belakang sampai di daerah penggantung usus depan sekitar ginjal kanan dan kiri itu jelas ada trauma tumpul yang begitu hebat. Jadi, kita simpulkan korban (Julio) meninggal disebabkan pendarahan di rongga tengkorak diakibatkan kerasnya benda tumpul yang berulang-ulang," sebutnya.

Sumber: hetanews.com

10 Responses to "Kejam Nai Hamu Tu Pahoppukki, Julio Sinaga Tewas Dianiaya Mangara Siahaan"

  1. Tanggung x hukumannya untk orang seperti itu bagus di hukum mati aja biar tau dia

    ReplyDelete
  2. Ya Allah. Kasian tu bocah 😢😢😢

    ReplyDelete
  3. Ngeri nai ate... Benar2 gk pake otak itu yg membunuh.. Btw umur sadia do marga diahaan i..

    ReplyDelete
  4. ngerima zamannn on Tuhan...
    Damai lah kamu saayang... Tenang lah bersama Bapa Disurga Dan tentunya TUhan Yesus Sahabat kita.... kamu akan duduk dipangkuan NYA sayang bersama Teman2 kamu yang pergi meninggalkan Dunia Yang penuh dengan Drama ini....
    Damai lah sayangggg.... terseyumlahh disana jadilah bintang yang bersinar menerangi Oppung kita yang kamu tinggalkan sementara ini.... RIP.
    Sudah Tidak ada lagi Kasih diantara sesama... bocah sekecil ini dianiaya hingga Tewass....
    ngeri mai....
    Sai Pargogoi ma Tuhan Tondi Nami dohot akka Jolma na jonok tuhami...padaoma sude akka Parmaraan ni sian Hami...

    ReplyDelete
  5. Mangara Siahaan tidak jelas identitasnya..
    Sebaiknya mangara perlu di pukul pakai broti agar tau rasa sakit

    ReplyDelete
  6. Knp ini hrs terjadi....
    Sdh segampang itu kah membunuh seseorang?? Atau tdk ada lagi harga nyawa dr manusia itu...? Tuhan...terimalah anak ini di sisi-Mu.

    ReplyDelete
  7. waw
    15 tahun sangat tidak setujuh
    karna dia kena 2 pasal
    tolong dipikirkan lagi yah bares crime yang terhormat

    ReplyDelete
  8. what 15 tahun
    sangat tidak setujuh
    karena dia KENA PASAL
    tolong di pikirkan LAGI YAH HAKIM TERHORMAT
    :)

    ReplyDelete
  9. Udah ga waras kali tu orang.. Anak sekecil itu di aniaya hingga tewas. Hukum mati aja itu orang.

    ReplyDelete
  10. Tanggung kali hukuman nya cuma 15 thn.. Itu masih kurang untuk org yg tdk punya rasa kemanusiaan sperti mangara siahaan

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar Yang sopan Dan Relevan.
Maaf.. Link Hidup Akan di hapus